Jakarta, (Humas MTsN 8 Jakarta Barat)
- Sebanyak 30 peserta didik MTs Negeri 8
Jakarta Barat yang tergabung dalam Kelompok Generasi Remaja Berkarya (PIK
-R Genera) mengikuti Pelatihan Pusat
Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Tingkat Provinsi DKI Jakarta yang
diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 21–23 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas remaja sebagai Pendidik
Sebaya dalam mendukung Program Bina Ketahanan Remaja.
Pelatihan diselenggarakan oleh Dinas
Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI
Jakarta ini menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidang pembinaan
remaja. Peserta kegiatan merupakan perwakilan sekolah-sekolah yang menjadi
finalis Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Nasional yang mewakili
Provinsi DKI Jakarta.
Di MTs Negeri 8 Jakarta Barat,
sebanyak 30 peserta didik mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara
bersama-sama melalui Zoom Meeting dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi
kesempatan berharga bagi para peserta untuk memperluas wawasan serta
meningkatkan keterampilan dalam memberikan edukasi kepada teman sebaya mengenai
berbagai isu perkembangan remaja.
Rangkaian pelatihan hari pertama
diawali dengan acara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pre-test sebagai
evaluasi awal untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang
akan dipelajari selama tiga hari pelaksanaan.
Materi pertama mengangkat tema "Kebijakan
dan Strategi Program Bina Ketahanan Remaja melalui Pemberdayaan Teman Sebaya di
Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R)". Dalam pemaparannya,
narasumber dari Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta menjelaskan pentingnya peran
PIK-R sebagai wadah pengembangan karakter, pemberian informasi, serta konseling
bagi remaja melalui pendekatan teman sebaya yang efektif.
Selanjutnya, peserta memperoleh
materi mengenai Peran Remaja di DKI Jakarta, yang menekankan pentingnya
keterlibatan generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif,
dan berdaya saing. Remaja diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif
dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pada sesi berikutnya, peserta
mengikuti materi Klarifikasi Nilai dan Kontinum Kenyamanan. Melalui kegiatan
yang interaktif, peserta diajak memahami pentingnya menghargai nilai-nilai
positif, mengenali batasan dalam berinteraksi, serta membangun komunikasi yang
sehat dan saling menghormati.
Sebagai penutup hari pertama,
narasumber menyampaikan materi Siklus Perkembangan Remaja (Usia 10–24 Tahun)
yang membahas perubahan fisik, emosional, sosial, dan psikologis yang dialami
remaja. Materi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap
karakteristik perkembangan remaja sehingga dapat memberikan pendampingan yang
tepat kepada teman sebaya.
Pelatihan akan berlanjut pada hari
kedua, Rabu, 22 Juli 2026, dengan pendalaman materi Siklus Perkembangan Remaja,
Kesehatan Reproduksi dan Seksual Remaja, serta Keterampilan Hidup (Life Skills).
Sementara itu, hari ketiga, Kamis, 23 Juli 2026, akan diisi dengan materi Perencanaan
Masa Depan, Teknik Fasilitasi, Menjadi Pendengar yang Baik, dilanjutkan dengan Praktik
Pendidik Sebaya dan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut, sebelum seluruh peserta
mengikuti post-test sebagai evaluasi akhir pelatihan.
Keikutsertaan MTs Negeri 8
Jakarta Barat dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam
mendukung penguatan karakter peserta didik melalui program PIK-R. Diharapkan,
para peserta dapat menjadi Pendidik Sebaya yang mampu memberikan informasi,
motivasi, dan pendampingan kepada teman-temannya sehingga tercipta lingkungan
madrasah yang sehat, aman, peduli, dan ramah anak. Dan yang tidak kalah penting
adalah sebagai persiapan sebagai finalis Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tahun
2026.






Laporkan Penyalahgunaan