Jakarta (Humas MTsN 8 Jakarta Barat) - Suasana khidmat menyelimuti lapangan Madrasah Tsanawiyah Negeri
(MTsN) 8 Jakarta Barat pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Seluruh peserta didik kelas
7 dan 8, bersama dengan segenap Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), berbaris
rapi untuk melaksanakan upacara bendera dalam rangka peringatan Hari
Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026.
Bertindak selaku Pembina Upacara, Kepala MTsN 8 Jakarta Barat,
bapak Mohammad Taufik, S.Ag. Dalam sambutannya
beliau membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik
Indonesia.
Poin-Poin Utama Sambutan Menkomdigi, diantaranya :
- Refleksi Semangat Boedi Oetomo di Ruang
Siber Semangat persatuan yang
digagas oleh Boedi Oetomo pada tahun 1908 harus direlevansikan dengan
kondisi saat ini. Jika dahulu kebangkitan ditandai dengan perjuangan fisik
dan organisasi pergerakan, kini kebangkitan nasional harus diwujudkan
dalam bentuk kolaborasi dan persatuan bangsa di ruang digital.
- Kebangkitan Nasional Kedua: Kebangkitan
Digital Fokus pemerintah pada
percepatan transformasi digital. Infrastruktur teknologi yang semakin
merata harus dimanfaatkan tidak hanya untuk hiburan, tetapi untuk
kebangkitan ekonomi, pendidikan (EdTech), dan kesejahteraan sosial
masyarakat Indonesia.
- Akselerasi Menuju Indonesia Emas 2045 Peringatan ke-118 ini merupakan batu
loncatan penting. Generasi muda dituntut untuk menguasai teknologi terkini
(seperti Kecerdasan Buatan/AI, Big Data, dan Internet of Things)
untuk memaksimalkan potensi bonus demografi demi mewujudkan visi Indonesia
Emas 2045.
- Penguatan Literasi dan Etika Digital
(Makin Cakap Digital) Pesan
tegas untuk terus menjaga etika berinternet. Masyarakat, khususnya
pelajar, diimbau untuk memerangi dampak negatif digitalisasi seperti
hoaks, perundungan siber (cyberbullying), judi online, dan
penipuan digital dengan cara menjadi netizen yang kritis dan berakhlak.
- Kemandirian dan Inovasi Anak Bangsa Dorongan agar bangsa Indonesia tidak hanya menjadi "pasar" atau konsumen dari produk teknologi global, melainkan bangkit menjadi kreator, inovator, dan produsen teknologi yang mampu bersaing di kancah internasional.
Seluruh peserta didik kelas 7 dan 8 yang mengikuti upacara tampak
antusias dan menyimak pesan tersebut dengan saksama. Peringatan Hari
Kebangkitan Nasional ini diharapkan tidak hanya menjadi acara seremonial rutin
tahunan saja. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan menjadi titik tolak bagi
seluruh civitas MTs Negeri 8 Jakarta Barat
untuk terus bangkit, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi informasi demi
kemajuan pendidikan madrasah yang berprestasi dan berakhlakul karimah.

.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)




.jpeg)

Laporkan Penyalahgunaan