Selamat datang di MTSN 8 Jakarta, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 8 Jakarta
Mitra Kerjasama

Mitra Kerjasama

Peringatan Hari Kartini di MTsN 8 Jakarta Barat berlangsung khidmat

 

Jakarta - (Humas MTsN 8 Jakarta Barat) - MTsN 8 Jakarta Barat menggelar upacara peringatan Hari Kartini pada Senin pagi dengan penuh khidmat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, karyawan, serta para peserta didik di lingkungan madrasah. Upacara dilaksanakan di lapangan madrasah dengan suasana tertib dan penuh semangat kebangsaan.

Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia. Para peserta upacara tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

Bertindak sebagai pembina upacara, wakil bidang akademik, ibu Nur Afnidar, S.Pd. Dalam sambutannya beliau  membacakan sambutan resmi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut, disampaikan pentingnya melanjutkan perjuangan Kartini melalui peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan terhadap anak.

Selain itu, sambutan juga menekankan peran generasi muda dalam mewujudkan kesetaraan gender dan membangun bangsa yang lebih maju dan berkeadilan. Para peserta didik diharapkan dapat meneladani semangat juang Kartini dalam meraih cita-cita serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

Petugas upacara pada agenda ini adalah seluruh pengurus OSIS periode 2025/2026 yang dikomadoi oleh ananda Umareta Dzakirah Haasyimiyyah. Pada momentum ini juga dibacakan pesan-pesan RA Kartini untuk menggugah semangat belajar dan emansipasi kaum muda, terutama kaum muda Perempuan.  

Upacara ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar semangat Kartini terus hidup dalam diri setiap peserta didik dan menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Usai upacara diumumkan pemenang peserta upacara dengan pakaian adat paling menarik.

Berkaitan dengan peringatan Hari Kartini, bapak Achmad Buchori, S,Pd, M.Si selaku guru Seni Budaya menugaskan para peserta didik kelas 8 melukis sosok orang tua terutama sosok ibu sebagai persembahan dan penghargaan tinggi kepada sosok ibu.